Unggulan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Manfaat Ikan Tuna untuk Bayi dan Risikonya Yang Perlu Diketahui
Manfaat ikan tua untuk bayi cukup beragam, seperti mencegah beragam penyakit. Meskipun, demikian, Anda perlu perhatikan porsi dan cara mengolahnya agar tidak berdampak buruk pada Kesehatan bayi.
Manfaat ikan tuna untuk bayi beragam,
tetapi juga punya risiko yang harus diperhatikan.
Manfaat ikan tuna untuk bayi adalah untuk meningkatkan
kecerdasan, mengurangi peradangan, menjaga Kesehatan mata, hingga mengurangi
risiko berbagai penyakit.
Ikan merupakan sumber makanan yang memiliki banyak kandungan
nutrisi. Salah satu jenis ikan yang terkenal dengan kandungan nutrisi yang
tidak kalah penting bagi tubuh, yaitu ikan tuna.
Teksturnya yang lembut dan minim tulang ikan membuatnya aman
dikonsumsi tidak hanya oleh orang dewasa, melainkan juga bayi dan anak-anak.
Mengenal berbagai manfaat ikan tuna untuk bayi
Ada berbagai nutrisi yang terkandung di dalam ikan tuna.
Menurut penelitian yang diterbitkan Current Opinion in Pediatrics, ikan
tuna kaya akan protein, asam lemak omega-3 serta beragam vitamin dan mineral.
Berbagai nutrisi yang terkandung di dalam ikan tuna ternyata
memiliki manfaat perkembangan dan pertumbuhan bayi dan anak-anak.
Berikut adalah manfaat ikan tuna untuk bayi yang perlu Anda
ketahui:
Sebagai sumber asam lemak omega-3
Manfaat ikan tuna untuk bayi didapat dari kandungan asupan
asam lemak omega-3, seperti docosahexaenoic acid (DHA) dan eicosapentaenoic
acid (EPA). Untuk itu, inilah keunggulan omega-3 sebagai manfaat ikan tuna
untuk bayi.
1.
Menjaga jaringan tubuh dan otak
Manfaat ikan tuna bayi untuk menjaga
jaringan tubuh.
Manfaat ikan tuna untuk bayi adalah sumber protein yang
lengkap. Asam amino dalam ikan tuna dapat memberikan protein dalam jumlah
besar.
Pada bayi dan anak-anak, protein yang tinggi tersebut dapat
menjaga jaringan tubuh dan otak agar dapat berfungsi dengan baik.
2.
Mencerdaskan anak
Manfaat ikan tuna untuk bayi juga
berguna untuk tingkatkan kecerdasan.
Kandungan DHA sebagai manfaat ikan tuna bayi berguna untuk
meningkatkan kecerdasan anak. Hal ini bahkan dibuktikan pada penilitian yang
terbit pada jurnal Pharmacological Research.
Penelitian ini menemukan, saat bayi mendapatkan asupan DHA
yang cukup IQ anak akan meningkat. Selain itu, riset lain yang diterbitkan Revista
Paulista de Pediatria menunjukan, asupan DHA juga mampu meningkatkan
penguasaan kosakata dan meingkatkan kemampuan menyimak saat bayi beranjak
dewasa.
3.
Menyehatkan jantung.
Menurunnya risikopenyakit kardiovaskular
adalah manfaat ikan tuna untuk bayi.
Selain mengandung banyak protein yang dapat memenuhi
kebutuhan bagi tubuh, manfaat ikan tuna untuk bayi lainnya adalah mengandung
lemak yang sehat.
Hal ini karena kandungan lemak jenuh yang terdapat dalam ikan
tergolong rendah sehingga membantu menjaga kesehatan jantung dengan menurunkan
risiko tekanan darah tinggi.
Sementara, lemak jenuh dalam kadar yang tinggi justru dapat
menyebabkan efek buruk karena menyumbat pembuluh darah dan membuat Anda
berisiko terserang penyakit kardiovaskular.
Ikan tuna juga memiliki kandungan asam lemak esensial omega-3
jenis EPA dan DHA yang tinggi.
Jenis asam lemak esensial tersebut mampu mencegah berbagai
peradangan di dalam tubuh, yang dapat merusak pembulu darah dan menyebabkan
penyakit jantung juga stroke.
4.
Meningkatkan produksi hemoglobin.
Manfaat ikan tuna untuk bayi mampu
meningkatkan hemoglobin.
Manfaat ikan tuna untuk bayi juga berguna untuk meningkatkan
produksi hemoglobin. Ikan tuna juga kaya akan vitamin B6, terutama ikan tuna
jenis yellowfin dan albacore. Vitamin B6 yang didapatkan dari
ikan tuna menawarkan berbagai manfaat untuk tubuh. Salah satunya, yakni
membantu meningkatkan produksi hemoglobin.
Hemoglobin adalah protein yang berfungsi menangkap dan
membawa oksigen dalam darah ke seluruh jaringan tubuh yang memerlukan oksigen.
Jika oksigen tidak cukup dalam setiap jaringan, maka fungus
jaringan tersebut akan menurun dan membuat tubuh terasa mudah lelah.
5.
Mengurangi peradangan.
Risiko radang usus menurun karena
manfaat ikan tuna untuk bayi.
Berdasarkan riset yang terbit pada jurnal Oxford Academic,
manfaat ikan tuna untuk bayi berfungsi sebgai antiradang.
Kandungan DHA dan EPA ini berguna untuk menurunkan risiko
berbagai penyakit kronis, seperti radang usus, radang sendi, penyakit
kardiovaskular, hingga kanker.
6.
Menyehatkan mata.
Penglihatan mata terjaga karena adanya manfaat ikan tuna
untuk bayi.
Manfaat ikan tuna untuk bayi berguna untuk menjaga penglihatan
mata. Riset yang diterbitkan pada Evidence Report / Tecnology Assesment. Salah
satu komponen yang ada di jaringan mata adalah asam lemak omega-3.
DHA sebagai omega-3 banyak ditemukan pada retina mata. Karena
kandungan DHA yang tinggi, retina pun mampu menjalankan fungsinya yaitu
mendeteksi dan merespon cahaya, kemudian diteruskan ke otak untuk diproses
dalam bentuk visual.
Selain itu, DHA sebagai manfaat ikan tuna untuk bayi berguna
untuk mengurangi risiko penyakit mata yang berkaitan dengan pembuluh darah
mata.
Hal ini dikarenakan DHA mampu menurunkan risiko penyakit atersklerosis
pada pembuluh darah dengan cara menghambat pembentukan sumbatan lemak dan
gumpalan darah.
Selain itu, penelitian lain dari Ravista Paulista de
Pediatria menemukan, omega-3 pada ikan tuna untuk bayi 6 bulan juga
bermanfaat untuk mempertajam pandangan. Bahkan, manfaat ini bisa dirasakan
hingga bayi berusia 12 bulan.
Amankah ikan tuna untuk bayi?
Selain manfaat ikan tuna untuk bayi,
risiko ikan tuna adalah kontaminasi merkuri.
Meski ada beragam manfaat ikan tuna untuk bati. Anda
sebaiknya tidak disarankan untuk memberikan asupan ikan tuna terlalu banyak
untuk Si Kecil.
Pasalnya, kekhawatiran terbesar dalam memeberi ikan tuna pada
bayi adalah paparan merkuri yang terkandung didalamnya.
Merkuri adalah jenis logam berat yang secara alami terdapat
di tanah, air, dan udara, serta sebagai bahan utama dalam beberapa proses
industry. Zat tersebut dapat mencemari air kemudian diserap oleh ikan yang
hidup di dalamnya.
Secara umum, tuna albacore putihmengandung merkuri
yang lebih tinggi dibandingakan tuna kalengan.
Mangonsumsi ikan dengan kandungan merkuri yang tinggi dapat
menimbulkan gangguan Kesehatan, terutama apabila Anda tidak berhati-hati dalam
proses pengolahnnya.
Jika Si Kecil mengalami kontaminasi merkuri, maka dapat
membahayakan sistem saraf dan menggangu tumbuh kembang bayi. Sementara, pada
ibu hamil dan menyusui, paparan merkuri dapat memengaruhi perkembangan janin.
Selalu sediakan makanan untuk anak dalam keadaan matang.
Jangan berikan yang setengah matang apalagi yang mentah untuk mencegah anak
dari keracunan makanan.
Seberapa banyak ikan tuna yang boleh dikonsumsi bayi?
Manfaat ikan tuna untuk bayi didapat
saat penyajian dan takarannya tepat.
Walaupun terdapat kandungan merkuri di dalam tuna, ikan ini
masih tergolong aman untuk dikonsumsi. Namun, tentu saja selama Anda
mengonsumsinya dengan bijak dan tau mana jenis ikan tuna yang sekiranya aman
untuk dimakan.
Untuk bayi, Anda disarankan dapat memberikan ½ ons atau
setengah genggaman tuna, setiap satu atau dua minggu, ke dalam makanannya. Anda
dapat memotong atau mencacah tuna menjadi bagian-bagian kecil untuk mencegah Si
Kecil tersedak saat makan.
Sementara, untuk anak yang beratnya sekitar 9 kilogram dapat
memakan sekaleng tuna ringan setiap tiga minggu tanpa mengalami risiko apa pun.
Kemudian, bagi Anda yang sedang hamil, tetap batasi konsumsi
ikan tuna kurang dari 170 gram dalam seminggu.
Selain ikan tuna, Anda yang ingin memberikan asupan ikan
dengan kandungan, omega-3 yang tinggi, Anda dapat memilih jenis ikan lain,
seperti ikan salmon, ikan teri, dan ikan sarden.
Pasalnya, jenis ikan tersebut aman untuk dikonsumsi dan
memiliki kandungan merkuri yang rendah. Meskipun ikan tuna termasuk makanan
yang sehat yang kaya akan omega-3 untuk bayi, ibu hamil, dan wanita menyusui
sebaiknya lebih berhati-hati dalam mengonsumsi ikan tuna.
Hati-hati juga akan risiko alergi yang dapat terjadi seperti
gatal, kemerahan pada kulit, bentol, bahkan dapat menyebabkan sesak napas. Jika
sudah mulai muncul adanya kemerahan pada kulit setelah mengonsumsi tuna maka
jangan diberikan lagi.
Namun, untuk mengetahui lebih pasti seberapa banyak ikan tuna
yang masih aman Anda konsumsi, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu ke dokter.
Dengan begitu, manfaat ikan tuna bisa Si Kecil dapatkan secara optimal.
Cara memasak ikan tuna untuk bayi.
Manfaat ikan tuna untuk bayi bisa
diolah sebagai MPASI.
Jika Anda ingin menyiapkan makanan pertama bayi, Anda dapat menghaluskan
tuna dengan menggunakan blender untuk mendapatkan tekstur yang halus dan
lembut.
Perlu diingat, Anda hanya boleh mencoba resep MPASI setelah
bayi sudah mencicipi setiap bahan secara individual.
Berikut adalah cara memasak ikan tuna untuk bayi:
Tuna Cakes
Tuna Cakes merupakan resep dari Bethany of Baby Led Weaning
Ideas yang mudah diolah dan nikmat dikonsumsi oleh bayi maupun orang dewasa.
Bahan :
·
120
ons tuna.
·
Biskuit
yang sudah dihancurkan.
·
1
butir telur.
·
2
kentang berukuran kecil atau 1 berukuran besar.
·
1
sdt minyak asin.
·
½
sdt bawang goreng.
Cara membuat:
·
Rebus
kentang selama lebih kurang 20 menit.
·
Hancurkan
kentang dalam mangkuk atau menggunakan blender agar teksturnya menjadi lebih
halus dan mudah ditelan oleh bayi.
·
Ubah
biskuit Anda menjadi remahan kecil seperti kerikil kecil.
·
Campurkan
semua bahan di dalam wadah.
·
Panaskan
wajan dengan sedikit mentega atau minyak goreng menggunakan api sedang.
·
Sendok
semua bahan yang telah dicampurkan ke dalam wajan secara perlahan dengan ukuran
sesuai selera Anda selama 3-4 menit setiap sisinya.
·
Tiriskan,
Tuna Cakes siap dihidangkan.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Postingan Populer
Cek Berat Badan Ideal Anak Usia 0-5 Tahun, Si Kecil Sudah Sesuai?
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Panduan Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) Bayi
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya










Komentar
Posting Komentar