Unggulan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Amankah Menambahkan Kayu Manis pada MPASI Anak?
Kayu manis merupakan salah satu bumbu masakan yang memiliki
cita rasa pedas dengan aroma yang khas. Penambahan rempah ini dapat menambah
rasa nikmat pada setiap makanan. Namun, apakah kayu manis boleh dicampurkan
pada MPASI anak?
Kayu manis didapatkan dari kulit bagian dalam pohon kayu
manis. Rempah ini diketahui mengandung senyawa aktif dan antioksidan yang
memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Umumnya kayu manis tidak menyebabkan
reaksi alergi maupun efek samping yang berbahaya.
Keamanan Penggunaan Kayu Manis untuk MPASI.
Garam dan gula merupakan bumbu utama dalam masakan yang kita
makan sehari-hari. Namun, kedua bumbu ini perlu dibatasi hingga sesedikit
mungkin pada bayi. Hal ini karena terlalu banyak garam dapat menimbulkan lebih
banyak risiko kesehatan daripada manfaat.
Meski begitu, MPASI Si Kecil tidak boleh jadi hambar dan
tidak enak ya, Bun. Sebagai gantinya, Bunda disarankan untuk menggunakan bumbu
dan rempah yang juga bisa menambahkan cita rasa MPASI. Salah satunya adalah
kayu manis.
Kayu manis sudah boleh diberikan kepada anak di awal masa
MPASI atau sejak usianya 6 bulan. Selain memperkaya rasa makanan, sifat
antioksidan pada rempah ini akan membantu menjaga sel-sel tubuh dari kerusakan
akibat radikal bebas. Dengan begitu, Si Kecil pun akan terhindar dari berbagai
macam penyakit kronis.
Tidak hanya itu, kayu manis juga diketahui memiliki efek
antibakteri dan antijamur. Mengingat daya tahan tubuh bayi yang mungkin belum
sempurna , kayu manis pada MPASI dapat membantu melindungi Si Kecil dari risiko
infeksi.
Berkebalikan dengan gula yang dapat menghadirkan risiko
kerusakan gigi, kayu manis justru telah lama digunakan untuk mencegah kerusakan
gigi dan mengurangi bau mulut. Meski belum didukung oleh penelitian, khasiat
ini akan bermanfaat untuk kesehatan gigi dan mulut anak.
Perhatikan Hal Ini Sebelum Menambahkan Kayu Manis pada MPASI.
Meski dibolehkan, pemberian kayu manis pada MPASI jangan
sampai berlebihan ya. Pasalnya, konsumsi kayu manis yang terlalu banyak bisa
memicu sakit perut dan meningkatkan risiko pendarahan.
Meski kayu manis bukanlah makanan yang tinggi risiko alergi.
Bunda tetap perlu memerhatikan reaksi Si Kecil ketika pertama kali mengonsumsi
kayu manis. Jika muncul reaksi alergi, seperti gatal-gatal, kulit kemerahan,
diare, batuk-batuk, sesak nafas, atau hidung tersumbat, sebaiknya segera
dihentikan pemberian rempah ini.
Sebelum memberikan kayu manis pada Si Kecil, Bunda bisa
melakukan percobaan terlebih dahulu. Tempelkan makanan halus yang mengandung
kayu manis pada kulit Si Kecil, kemudian diamkan selama 20-30 menit.
Jika tidak menunjukkan reaksi apa pun, kemungkinan kayu manis
aman diberikan pada Si Kecil. Namun, bila kulitnya menunjukkan tanda alergi,
seperti gatal, dan kemerahan, sebaiknya tunda menggunakan kayu manis pada
MPASI-nya.
Untuk memastikan apakah Si Kecil alergi terhadap kayu manis
atau tidak. Sebaiknya Bunda berkonsultasi dengan dokter agar Si Kecil bisa
menjalani tes alergi. Bunda juga bisa bertanya kepada dokter mengenai bumbu
atau rempah apa yang aman digunakan dalam MPASI Si Kecil.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Postingan Populer
Cek Berat Badan Ideal Anak Usia 0-5 Tahun, Si Kecil Sudah Sesuai?
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Panduan Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) Bayi
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

Komentar
Posting Komentar