Unggulan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
MPASI, Buah dan Sayur.
10 Buah dan Sayur yang Baik untuk
Bayi Usia 6-12 Bulan.
Saat bayi sudah masuk usia 6 bulan,
ia sudah bisa mengonsumsi makanan pendamping ASI (MPASI). Selain karbohidrat,
protein, dan lemak, orangtua juga bisa mengenalkan sayur dan buah untuk bayi sejak
usia ini sebagai sumber vitamin dan serat. Berikut manfaat dan jenis sayur dan
buah yang baik untuk bayi usia 6-12 bulan.
Manfaat sayur dan buah untuk bayi.
Ada banyak kandungan gizi dan nutrisi
dalam buah dan sayur yang penting untuk perkembangan Si Kecil.
Berikut manfaat sayur dan buah untuk
bayi usia 6-12 bulan.
· Menjaga pencernaan anak tetap sehat.
· Meningkatkan asupan gizi.
· Mencegah anemia.
· Meningkatkan kekebalan tubuh.
· Menjaga kesehatan mata.
Sayur dan buah kaya akan ragam
vitamin, mineral, serat, serta nutrisi penting lainnya untuk mencukupi
kebutuhan gizi bayi atau anak. Ambil contoh, buah stroberi yang kaya vitamin C
untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Wortel kaya vitamin A untuk menjaga
kesehatan matanya dan bayam yang tinggi zat besi untuk mencegah anemia.
Meski buah dan sayur memiliki banyak
manfaat untuk bayi, tetap porsinya harus ibu sesuaikan dengan komposisi
makanan.
Mengutip dari situs resmi Ikatan
Dokter Anak Indonesia (IDAI), buah dan sayur mengandung banyak serat yang bisa
menghambat penyerapan gizi penting bayi.
Penting untuk ibu menerapkan pola
makan gizi seimbang untuk bayi yang mencakup:
· Karbohidrat,
· Protein hewani,
· Lemak (minyak goreng, santan, minyak
ayam, dll), dan
· Serat (buah maupun sayur).
Ibu bisa memberikan buah-buahan
sebanyak ½ potong atau ¼ buah segar dan tambahkan susu sebagai camilan. Ibu
juga perlu waspada saat memberikan buah yang biasanya terpapar pestisida
tinggi, seperti apel, kecuali sudah mencuci dengan benar. Agar lebih mudah, ibu
bisa pilih buah organic yang risiko kandungan pestisidanya lebih rendah.
Jenis sayur dan buah yang baik untuk
bayi usia 6-12 bulan.
Mengutip dari WHO, menu MPASI yang
bervariasi perlu Anda berikan untuk memastikan agar Si Kecil mendapatkan gizi
serta nutrisi yang dibutuhkan.
Begitu juga dengan variasi buah dan
sayur untuk MPASI pertama bayi. Berikan jenis sayuran dan buah berbeda setiap
harinya atau selang-seling untuk memaksimalkan gizi dan nutrisi.
Perlu Anda ketahui bahwa semakin
gelap, cerah, dan memperlihatkan warna, semakin tinggi kandungan nutrisi di
dalam sayuran dan buah tersebut. Berikut macam-macam sayur dan buah yang bagus
untuk MPASI bayi usia 6-12 bulan atau kurang dari 1 tahun.
1.
Brokoli.
Sebagai salah
satu sayur untuk MPASI yang dapat bayi konsumsi, brokoli tergolong rendah
kalori dan kaya nutrisi.
Tidak hanya
itu saja, brokoli juga mempunyai kandungan seng, magnesium, vitamin C, vitamin
B, vitamin K, serat, serta kalium. Kandungan dalam brokoli bermanfaat sebgai
antioksidan, membentuk jaringan tubuh dan tulang, menyehatkan pencernaan, dan
memaksimalkan kandungan protein dalam makanan.
Anda bisa memberikan bayi sayur
brokoli secara utuh atau mencampurkan dengan buah seperti pisang dan jeruk
untuk dijadikan smoothies. Namun sebelum itu, pastikan brokoli dalam
keadaan matang dengan mengukus atau merebusnya terlebih dahulu.
2.
Bayam.
Kandungan serat dalam bayam baik
untuk pencernaan anak sehingga mencegah sembelit pada bayi. Tidak hanya itu
saja, pada bayam juga terdapat kandungan vitamin A, vitamin C, asam folat,
kalsium, serta zat besi yang juga bayi butuhkan. Kandungan tersebut bermanfaat
untuk menjaga kesehatan mata, melancarkan sirkulasi oksigen, serta menjaga
kesehatan tulang. Sama seperti brokoli, ibu bisa menyajikan sayur bayam menjadi
smoothies atau puree dengan tambahan buah alpukat atau pisang
untuk bayi.
3.
Wortel.
Selain dapat
menambah warna pada makanan, wortel juga dapat menjadi pilihan sayur untuk
MPASI bayi. Mengutip dari Eminence Kids Foundation, dalam wortel terdapat
nutrisi yang bayi butuhkan seperti beta karoten, vitamin A, serat, vitamin K1,
serta kalium.
Kandungan di
dalam wortel tersebut bermanfaar untuk tubuh anak, di antaranya adalah:
·
Antioksidan
untuk mengatasi racun.
·
Menjaga
daya tahan tubuh.
·
Merawat
kesehatan kulit.
·
Menjaga
saluran pencernaan dan saluran kemih.
·
Merangsang
pertumbuhan serta kesehatan gigi serta gusi dan
·
Meningkatkan
kesehatan mata.
Sayur jenis
ini juga bisa ibu olah menjadi jus atau puree dengan menambahkan buah
pisang dan stroberi untuk bayi agar lebih segar.
Tips
memberikan buah untuk bayi
Memakan buah
segar tetap lebih baik ketimbang buah yang sudah dijus. Pasalnya, serat dalam
buah umumnya hilang ketika dijus dan jus itu sendiri kadang bisa ditambahkan
gula sebagain pemanis. Sementara buah-buahan kering seperti apricot, keripik
apel, atau keripik bayam memang masih akan vitamin, mineral, dan serat. Namun,
buah kering juga mengandung banyak gula yang berisiko merusak gigi anak.
4.
Ubi.
Ubi juga
menjadi salah satu varian sayur yang bisa ibu manfaatkan untuk jadi menu makan
Si Kecil. Selain serat, sayuran ini juga bagus untuk bayi karena mempunyai
kandungan karbohidrat.
Beberapa kandungan lainnya adalah
vitamin A, vitamin C, vitamin B6, serta kalium. Maka dari itu, ubi juga
bermanfaat untuk menanmbah imun, meningkatkan memori, serta mencegah gangguan
pencernaan pada anak. Ibu bisa mencampurkan sayur ubi dengan buah-buahan segar
seperti stroberi untuk menu makanan selingan bayi.
5.
Labu.
Sama seperti
wortel, labu juga termasuk buah berwarna yang dapat memberikan tambahan warna
pada makanan bayi. Salah satu buah yang bisa dijadikan makanan untuk MPASI ini
mempunyai kandungan kalsium, magnesium, fosfor, vitamin C, vitamin E, vitamin
A, vitamin B6, zinc, serta folat.
Selain dapat menjaga imun di dalam
tubuh, labu juga bermanfaat untuk membunuh kuman di dalam usus sehingga
pencernaan pun lancar. Lalu, manfaat labu untuk bayi adalah menjaga kesehatan
mata, memperkuat fungsi tulang, sekaligus memberi stimulasi perkembangan otak.
6.
Buncis.
Sayuran
berwarna hijau ini juga bisa dijadikan alternatif lain untuk dijadikan sebagai
bahan MPASI bayi. Hal ini karena buncis mempunyai kandungan serat, sodium,
vitamin A, vitamin C, vitamin K, juga zat besi.
Tidak hanya untuk orang dewasa, ada
beberapa manfaat untuk bayi, seperti meningkatkan perkembangan kognitif,
meningkatkan fungsi tulang, sekaligus melancarkan saluran pencernaan.
7.
Alpukat.
Bayi tidak
hanya perlu makan sayur, tetapi juga makan buah untuk membantu perkembangan
tubuhnya. Bayi membutuhkan lemak untuk membantu perkembangan otak dan otot
bayi. Selain dengan daging-dagingan, lemak juga bisa ibu dapatkan dari buah
alpukat. Alpukat termasuk buah yang baik untuk Si Kecil, bahkan komposisi lemak
pada alpukat juga mirip dengan komposisi lemak di dalam ASI.
Tekrturnya juga lembut dan mudah bayi
kunyah. Oleh karena itu, selain sayur, buah yang satu ini juga bisa ibu gunakan
sebagai camilan untuk baini juga bisa ibu gunakan sebagai camilan untuk bayi.
8.
Pisang.
Tekstur pisang
hampir mirip dengan alpukat, yaitu padat tetapi dagingnya tetap lembut dan
halus. Pisang memiliki rasa manis alami yang bayi sukai, sehingga ibu tidak
perlu menambahkan gula.
Buah yang satu ini juga bisa menjadi
obat untuk meredakan diare pada bayi karena membuat tekstur feses lebih padat.
Harga yang murah dan mudah ibu dapatkan di pasar tradisional, membuat pisang
disukai oleh semua kalangan.
Kesimpulan
Apa pun jenis sayur, buah, dan
makanan lainnya untuk bayi, jangan lupa untuk selalu konsultasikan dengan
dokter. Selalu sesuaikan porsi dan teksturnya sesuai usia bayi. Pemberian
sayuran dan buah untuk bayi dalam MPASI sifatnya pengenalan. Dengan begitu,
porsinya tidak perlu terlalu banyak dan tetap dikombinasikan dengan zat gizi
lain seperti karbohidrat, lemak, dan protein.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Postingan Populer
Cek Berat Badan Ideal Anak Usia 0-5 Tahun, Si Kecil Sudah Sesuai?
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Panduan Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) Bayi
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya




Komentar
Posting Komentar