Unggulan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
MPASI Buah.
6 Pilihan Buah untuk Bayi yang Baik
Dikonsumsi Sehari-hari.
Bayi masih dalam tahap belajar sampai
nantinya bisa makan dengan lancar. Masalahnya, tidak sembarang makanan bisa
diberikan untuk Si Kecil karena masih sulit untuk menelan dan mencerna makanan
yang keras. Nah, buah-buahan dapat menjadi salah satu jawaban sebagai asupan
nutrisi harian bayi. Lantas, apa saja pilihan buah yang baik untuk diberikan
kepada bayi?
Kenapa buah bermanfaat baik untuk
bayi?
ASI eksklusif adalah sumber gizi
terbaik untuk bayi sampai usianya mencapai enam bulan. Namun, setelah enam
bulan, Anda secara perlahan harus sudah mulai memperkenalkan makanan padat atau
makanan pendamping ASI (MPASI). Terlebih saat bayi sudah menunjukkan tanda siap
makan MPASI, artinya ia sudah siap untuk mulai belajar makan.
Demi mendukung tumbuh kembangnya
sejak dini sekaligus mencukupi kebutuhan gizi bayi, makanan yang diberikan
kepada bayi harus terdiri atas beragam zat gizi.
Selain asupan protein untuk bayi,
karbohidrat untuk bayi, dan lemak untuk bayi, zat gizi lain yang tidak kalah
penting bagi bayi yakni asupan serat, mineral, dan vitamin untuk bayi.
Anda bisa membantu untuk memenuhi
kebutuhan vitamin, mineral, serta serat bayi sekaligus dengan memberikannya
berbagai jenis buah.
Ya! Buah-buahan murni memang mudah
untuk disajikan, kaya zat gizi, juga memiliki rasa yang lezat. Menarikanya
lagi, tekstur buah-buahan yang terbilan lembut dan empuk dapat membantu bayi
dalam belajar makan, menggenggam makanan sendiri, serta belajarr mengunyah.
Bahkan, melansir dari laman Better
Health Channel, konsumsi buah-buahan dapat membantu mengurangi risiko terserang
berbagai penyakit. Ini karena kandungan vitamin dan mineral yang ada pada buah
membantu memperkuat sistem kekebalan atau imun tubuh.
Bukan itu saja, tingginya kandungan
serat yang ada di dalam buah-buahan juga melancarkan sistem pencernaan sehingga
mencegah sembelit pada bayi.
Berbagai pilihan buah untuk bayi.
Melihat manfaat baiknya untuk bayi,
tentu menyediakan buah sebagai salah satu makanan harian Si Kecil merupakan
pilihan yang tepat dan baik.
Nah, untuk membantu Anda memilih buah
untuk bayi sekaligus membuatnya tidak bosan, berikut beberapa buah yang baik
dan bisa menjadi pilihan:
1.
Apel.
Apel memiliki
banyak kandungan gizi seperti kalium, fosfor, kalsium, magnesium, vitamin A,
vitamin C dan mineral lainnya yang sangat baik bagi pertumbuhan anak.
Apel selain
mudah dicerna, juga tidak menyebabkan alergi untuk Si Kecil. Anda dapat
memberikan apel pada Si Kecil di bulan keenam saat mulai belajar makan makanan
pendamping ASI (MPASI).
Menurut Data
Komposisi Pangan Indonesia dari Kementerian Kesehatan RI, dalam 100 gr buah
apel terdapat 58 kalori energi, 14,9 gr karbohidrat, 0,3 protein, dan 0,4
lemak.
Ada juga 2,6
gr serat, 6 mg kalsium, 0,3 mg besi, 130 mg kalium, dan 5 mg vitamin C pada
buah apel.
Tips
mengolah apel:
·
Siapkan
satu buah apel yang sudah dikupas kulitnya.
·
Potong
buah apel kecil-kecil dan letakkan pada wadah yang tahan panas.
·
Kukus
potongan apel ke dalam panci sekitar 3 menit.
·
Setelah
dikukus, haluskan buah apel dengan garpu atau blender.
·
Anda
juga bisa menambahkan kayu manis untuk menambah rasa.
2.
Pisang.
Anda
sebenarnya bisa memperkenalkan manfaat pisang mulai dari usia Si Kecil empat bulan.
Akan tetapi, idealnya usia yang direkomendasikan untuk memulai makanan padat
adalah enam bulan.
Pisang
merupakan buah yang bagus untuk bayi dan sering dijadikan makanan pendamping
ASI. Pasalnya, buah ini memiliki tekstur yang lembut dan halus sehingga tidak
menyulitkan Si Kecil untuk melumat ataupun mencernanya.
Selain itu,
buah pisang gampang didapatkan dengan harga yang relative murah. Anda bisa
memilih pisang ambon, pisang emas, ataupun pisang susu.
Yang
terpenting, pilihlah pisang yang sudah matang jika akan diberikan pada bayi.
Tips
mengolah bubur pisang:
·
Kupas
dan potong pisang menjadi potongan-potongan kecil.
·
Tambahkan
ASI atau susu formula bayi.
·
Lalu
hancurkan menggunakan garpu, atau haluskan dalam blender.
·
Bubur
pisang siap disajikan.
·
Anda
bisa memberikan secara langsung untuk Si Kecil dengan cara dikerok menggunakan
sendok.
3.
Alpukat.
Buah lain yang
bagus dan direkomendasikan untuk bayi adalah alpukat. Alpukat adalah sumber
lemak tak jenuh dan vitamin E.
Selain itu,
alpukat memiliki tekstur yang lembut dan memiliki rasa yang enak sehingga pas
untuk dijadikan sebagai makanan pendamping ASI.
Dalam 100 gr
alpukat terdapat 85 kalori energi, 7,7 gr karbohidrat, 0,9 gr protein, serta
6,5 gr lemak. Sementara untuk vitamin dan mineralnya terdiri dari 10 mg
kalsium, 0,9 mg besi, 278 mg kalium, 13 mg vitamin C.
Tips
mengolah alpukat:
·
Siapkan
setengah buah alpukat matang.
·
Kupas
kulitnya dan ambil daging buahnya.
·
Hancurkan
daging menggunakan garpu atau blender.
·
Anda
juga dapat menambahkan pisang, susu, atau buah lainnya yang bisa memberikan
sedikit rasa.
4.
Kiwi.
Buah kiwi kaya
akan serat dan vitamin A dan C. Namun, sifat asam kadang bisa menyebabkan ruam
popok atau ruam mulut pada bayi.
Oleh karena
itu, berhati-hati untuk melihat adanya tanda-tanda alergi ketika Anda
memberikannya kepada bayi untuk pertama kalinya.
Kandungan gizi
yang bisa di dapatkan dalam buah kiwi meliputi 42,1 kalori energi, 10,1 gr
karbohidrat, 2,1 gr serat, 215 mg kalium, 23,5 mg kalsium, dan 64 mg vitamin C.
Seperti
buah-buahan lainnya, kandungan di dalam buah kiwi dapat membantu untuk
menyumbang nutrisi dan mendukung perkembangan Si Kecil.
Tips
mengolah kiwi:
·
Kupas
buah kiwi dan potong-potong kecil.
·
Haluskan
potongan dengan garpu, blender, atau food processor.
·
Bubur
buah kiwi siap disajikan.
5.
Papaya.
Manfaat pepaya
selain manis dan lezat juga kaya akan folat, serat, dan vitamin A, C dan E.
kandungan serat dan enzim papin yang terdapat di dalam buah pepaya sangat baik
dan bagus untuk pencernaan bayi. Itulah mengapa banyak orang yang menjadikan
pepaya sebagai obat alami untuk mengatasi masalah sembelit.
Setiap kali
Anda memberikan pepaya sebanyak 100 gr, bayi akan mendapatkan 46 kalori energi,
12,2 gr karbohidrat, 0,5 gr protein, 0,1 gr lemak, dan 1,6 gr serat.
Selain itu,
kandungan vitamin dan mineral pada buah pepaya mencakup 23 mg kalsium, 1,7 mg
besi, 221 mg kalium, dan 78 mg vitamin C.
Tips
mengolah pepaya:
·
Siapkan
pepaya matang yang berwarna kuning dan oranye gelap, dan pastikan bebas dari noda.
·
Cuci
pepaya dengan campuran air dan cuka untuk menghilangkan bakteri.
·
Bilas
di bawah air dan keringkan.
·
Kupas
kulit dan iris pepaya menjadi dua, jangan lupa buang bijinya.
·
Cuci
lagi pepaya untuk menghapus sisa-sisa bijinya.
·
Potong
pepaya menjadi potongan-potongan kecil dan haluskan.
·
Bubur
pepaya siap dihidangkan.
6.
Jambu biji.
Manfaat jambu
biji salah satunya termasuk banyak mengandung vitamin C. Itulah mengapa jambu
biji sering diandalkan untuk membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Serat makanan
dalam buah yang satu ini juga bisa membantu meningkatkan sistem pencernaan bayi.
Sama seperti berbagai jenis buah untuk lainnya, jambu biji juga mengandung
banyak gizi.
Dalam 100 gr
jambu biji terdapat 49 kalori energi, 12,2 gr karbohidrat, 0,9 gr protein, 0,3
gr lemak, hingga 2,4 gr serat. Tak hanya itu, jambu biji juga kaya akan vitamin
dan mineral, 14 mg kalsium, 1,1 mg zat besi, 52,8 mg kalium, dan 87 mg vitamin
C.
Tips
mengolah jambu biji:
·
Potong
jambu biji menjadi dua bagian.
·
Buang
bijinya menggunakan sendok.
·
Potong
jambu menjadi potongan-potongan kecil dan kukus selama beberapa menit.
·
Haluskan
dalam blender.
·
Tambahkan
air untuk mendapatkan tekstur yang diinginkan.
Cara membuat olahan buah untuk bayi.
Menawarkan buah untuk bayi sebenarnya
sama seperti mengenalkan berbagai makanan baru lainnya. Terkadang, Si Kecil
bisa langsung suka sehingga tidak perlu Anda bujuk berkali-kali untuk mencicipi
buah tersebut.
Sementara di waktu lainnya, ada
beberapa jenis buah tertentu yang mungkin kurang disukai bayi hingga membuatnya
enggan mencoba kembali.
Ketika bayi susah makan dan menolak
buah yang Anda sajikan, sebaiknya jangan langsung menyerah. Hal ini bertujuan
untuk mencegah terjadinya masalah gizi pada bayi. Alih-alih berhenti menawarkan
buah tersebut, Anda masih dapat berusaha memberikan beberapa kali lagi untuk
memastikan Si Kecil memang benar-benar tidak menyukainya.
Berdasarkan Buku Penuntun Diet
Anak yang diterbitkan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia,
mengenalkan makanan baru kepada bayi tidak cukup hanya 1-2 kali. Biasanya butuh
waktu sekitar 10-15 kali untuk menyimpulkan bahwa bayi tidak mau atau tidak
suka makan makanan tersebut, termasuk buah.
Agar bayi lebih bersemangat dalam
mencoba berbagai jenis buah, Anda bisa berkreasi untuk membuat aneka hidangan
buah.
Berikut beberapa cara untuk
menyajikan buah dengan cara yang lebih menarik dan baik untuk bayi.
· Berikan sereal dengan tambahan irisan
buah.
· Berikan pancake yang dicampur dengan
buah.
· Berikan salad buah dengan tambahan
yoghurt.
Bagi bayi yang masih berusia kurang
dari 12 bulan atau 1 tahun, pemberian jus buah untuk bayi belum diperbolehkan.
Bayi baru boleh jus bila usianya sudah lebih dari 12 bulan. Namun, untuk
potongan buah, Anda dapat menyajikan salah satu buah saja maupun mencampur
beberapa jenis buah yang baru dicoba dengan favorit Si Kecil.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Postingan Populer
Cek Berat Badan Ideal Anak Usia 0-5 Tahun, Si Kecil Sudah Sesuai?
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Panduan Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) Bayi
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya









Komentar
Posting Komentar