Unggulan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
MPASI Pendukung Kecerdasan Otak Bayi.
8 Makanan untuk Mendukung Kecerdasan
dan Perkembangan Otak Bayi.
Makanan untuk bayi sejak usia 6 bulan
hanya berguna memenuhi kebutuhan gizi hariannya, tetapi juga mendukung
kecerdasan otak. Itu sebabnya, penting bagi orangtua memperhatikan nutrisi pada
makanan untuk mendukung perkembangan otak bayi.
Nah, apa saja pilihan makanan yang
dapat diberikan sejak bayi berusia 6 bulan untuk mengoptimalkan kecerdasan otak
dan perkembangannya?
Beragam pilihan makanan untuk
kecerdasan otak bayi.
Membicarakan soal perkembangan otak
bayi, sebenarnya proses ini bukan hanya dimulai saat Si Kecil baru lahir.
Perkembangan dan pertumbuhan otak
bayi sudah dimulai sejak ia masih berada di dalam kandungan ibu. Agar
perkembangan otak bayi lebih optimal, pemberian sumber makanan dengan kandungan
nutrisi yang tepat sejak usia 6 bulan tentu semakin mendukung kecerdasan Si
Kecil.
Oleh karena itu, ada beberapa sumber
makanan beserta kandungan nutrisi yang dinilai dapat memaksimalkan perkembangan
otak bayi.
Asupan makanan pendamping ASI (MPASI)
tersebut juga sekaligus mencukupi kebutuhan gizi bayi.
Sumber makanan yang bisa diberikan
untuk mendukung kecerdasan otak bayi sejak dini, yaitu sebagai berikut.
1.
Daging dan ikan.
Daging dan
ikan termasuk ke dalam sumber makanan yang baik untuk kecerdasan otak bayi
karena mengandung lemak.
Lemak adalah
nutrisi yang sangat dibutuhkan untuk perkembangan otak bayi. Ketika bayi baru
lahir, ASI diandalkan sebagai sumber nutrisi berupa lemak paling baik untuk
perkembangan dan kecerdasan otak bayi.
Jenis lemak
DHA (Docosahexaenoic acid) dan ARA (Arachidonic acid) di dalam ASI akan membuat
otak bayi bekerja lebih optimal.
DHA dan ARA
juga membantu mendukung perkembangan jaringan saraf dan retina mata. Selain
dari ASI, DHA dan ARA juga dapat diperoleh bayi dari sumber makanan harian.
Menurut Food
and Drug Administration (FDA), sumber makanan yang mangandung DHA dan ARA
meliputi minyak ikan, jamur, hingga telur. Beberapa jenis ikan yang bisa Anda
berikan kepada bayi saat MPASI adalah salmon, nila, lele, sarden, hingga
kembung.
Sementara
sumber nutrisi lainnya berupa lemak untuk kecerdasan otak bayi berasal dari
alpukat, telur, daging sapi, juga kacang-kacangan.
Jika bayi sudah berusia lebih dari 6
bulan, Anda bisa memenuhi kebutuhan nutrisi lemak dari sumber makanan tersebut
untuk mendukung kecerdasan dan perkembangan otaknya.
2.
Hati sapi dan ayam.
Sejak bayi
baru lahir, ASI diandalkan sebagai sumber utama zat besi untuk bayi. Namun,
saat bayi mencapai usia 6 bulan ke atas sangat penting untuk memberikan makanan
yang mengandung tinggi besi lainnya. Contohnya hati sapi maupun hati ayam.
Hal ini karena
kebutuhan gizi bayi mengalami peningkatan, sedangkan ASI tidak lagi mampu
memenuhi kebutuhan saat usianya mencapai 6 bulan.
Atas dasar
itulah dibutuhkan MPASI sebagai makanan padat yang diberikan bergantian dengan
ASI sesuai dengan jadwal MPASI bayi.
Pada masa baru
lahir hingga 2 tahun, tubuh bayi akan tumbuh dengan cepat. Kondisi ini membuat
volume darah yang diproduksi pun semakin banyak.
Ketika
kekurangan zat besi di dalam menu MPASI, tubuhnya akan menggunakan semua
cadangan zat besi yang ada untuk memproduksi darah.
Maka dari itu,
akhirnya otak tidak mendapatkan kandungan zat besi dengan cukup. Kurangnya
asupan nutrisi zat besi, dapat memicu munculnya masalah kognitif untuk
perkembangan otak dan kecerdasan bayi.
Selain dari hati sapi dan hati ayam
saja, sumber zat besi lainnya juga dapat diperoleh dari daging sapi, ikan, ayam
tanpa kulit, dan telur. Anda juga bisa memberikannya produk makanan bayi yang
telah ditambahkan zat besi secara khusus (fortifikasi zat besi).
3.
Telur sebagai makanan untuk kecerdasan otak bayi.
Telur
merupakan salah satu makanan sumber nutrisi kolin yang baik untuk mendukung
kecerdasan dan perkembangan otak bayi. Kolin adalah salah satu bentuk dari
vitamin B kompleks yang bisa diproduksi manusia dalam jumlah yang sangat
sedikit.
Kebutuhan
kolin dari makanan biasanya selalu mengalami peningkatan karena digunakan untuk
mendukung kecerdasan dan perkembangan otak bayi.
Kolin di dalam
tubuh akan diubah menjadi betaine yang berfungsi untuk mengatur fungsi gen,
mengatur perkembangan saraf, serta perkembangan otak.
Kekurangan
nutrisi kolin dari makanan dapat mengganggu perkembangan otak, kecerdasan, dan
saraf bayi.
Melansir dari
Stanford Children’s Health, sumber kolin bisa didapatkan dari kuning telur,
daging mentah, ikan, daging unggas, hingga produk seperti yoghurt dan keju.
Selain itu,
sayur-sayuran seperti brokoli, bok coy, kembang kol, serta kubis juga termasuk
menjadi sumber nutrisi kolin.
Anda bisa mengolah makanan sumber
kolin ke dalam menu makan utama maupun camilan bayi.
4.
Kacang-kacangan.
Asam folat
adalah salah satu nutrisi makanan dari jenis vitamin B untuk mendukung
kecerdasan dan perkembangan otak bayi. Apabila kekurangan nutrisi ini sejak
awal kehamilan, hal yang biasa terjadi adalah gangguan perkembangan saraf dan
otak bayi. Oleh karena itu, sejak awal kehamilan bahkan sebelum hamil,
sebaiknya kebutuhan folat ibu terpenuhi dengan baik untuk perkembangan otak dan
saraf bayi di dalam kandungan.
Sumber makanan
kaya folat bisa didaptkan dari kacang-kacangan, seperti kacang kedelai, kacang
tanah, kacang merah, kacang polong, juga kacang hijau.
Beberapa makanan olahan seperti roti
dan sereal bayi juga ada yang mempunyai kandungan asam folat sebagai pelengkap
kandungan gizinya.
5.
Makanan laut untuk kecerdasan otak bayi.
Makanan laut
seperti ikan tuna, udang, lobster, hingga rumput laut, kaya kandungan nutrisi
seperti yodium. Ini ternyata baik untuk perkembangan otak dan kecerdasan bayi.
Sejak masih dalam kandungan hingga lahir, bayi tetap memerlukan makanan yang
mengandung yodium untuk perkembangan otaknya.
Pada dasarnya
yodium berfungsi sebagai pembentuk hormon tiroid yang dihasilkan oleh kelenjar
tiroid. Hormon tiroid inilah hormon yang dibutuhkan untuk proses perkembangan
normal otak dan saraf bayi.
Selain dari makanan laut, bayi yang
sudah berusia 6 bulan bisa memperoleh sumber yodium antara lain dari kentang,
minyak ikan cod, telur, dan garam.
6.
Tahu dan tempe.
Makanan
lainnya yang bernutrisi dan mempunyai kandungan untuk mengoptimalkan kecerdasan
dan perkembangan otak bayi yaitu tahu dan tempe. Protein bermanfaat untuk
membentuk sel-sel otak bayi beserta jaringan ikat di sekitar otak.
Tidak hanya
itu saja, protein juga memproduksi sel saraf baru di dalam otak sehingga
memungkinkan otak anak untuk terus tumbuh dan berkembang.
Itulah mengapa
asupan nutrisi protein dari makanan sangat penting untuk kecerdasan sekaligus
perkembangan otak bayi.
Berbagai makanan sumber protein
tersebut dibagi kembali menjadi protein nabati seperti kacang-kacangan, tahu,
tempe, dan oncom.
7.
Kerang (tiram).
Kerrang,
seperti tiram, bisa diberikan sebagai makanan untuk mengoptimalkan kecerdasan
otak. Namun, perhatikan apakah bayi mengalami alergi atau tidak. Hal ini karena
kerrang mengandung salah satu nutrisi yang baik untuk perkembangan otak bayi
seperti zinc atau seng.
Zinc merupakan
asupan mineral yang berperan sebagai pembentukan sel dan pembentukan DNA dari
saat baru terjadinya pembuahan di dalam kandungan.
Pada perkembangan bayi kebutuhan zinc
pun meningkat. Maka dari itu, dibutuhkan pula asupan makanan padat yang
mengandung zinc untuk mencegah masalah gizi pada bayi.
8.
Ikan salmon.
Ikan salmon
mengandung beragam zat gizi atau nutrisi yang baik untuk masa pertumbuhan bayi,
salah satunya vitamin D.
Vitamin untuk
bayi terkenal memiliki berbagai manfaat, termasuk vitamin D yang baik untuk
menopang kekuatan tulang serta perkembangan otak bayi. Vitamin D bisa
didapatkan dari makanan seperti ikan berlemak, minyak ikan, susu bayi yang
difortifikasi, serta paparan sinar UV dari matahari.
Semua sumber makanan tersebut bisa
mulai Anda berikan untuk bayi sejak usianya 6 bulan, baik dengan cara disuapi (spoon
feeding) maupun makan sendiri (baby led weaning).
Resep makanan bayi 6 bulan untuk
kecerdasan otak.
Setelah mengetahui apa saja makanan
yang bisa Anda gunakan untuk meningkatkan kecerdasan otak bayi, saatnya Anda melihat
resep untuk langsung membuatnya.
Anda juga bisa berkonsultasi terlebih
dahulu dengan dokter agar mendapatkan pemahaman lebih jelas mengenai nutrisi
serta gizi saat bayi sudah memasuki waktu MPASI.
Berikut beberapa resep makanan bayi 6
bulan untuk meningkatkan kecerdasan otak bayi, seperti:
1.
Bubur tahu, brokoli, dan udang.
Bahan-bahan
·
2-4
sdm nasi putih
·
3
ekor udang
·
4
potong brokoli
·
2
potong tahu
·
125
ml air mineral
·
70
ml air kaldu
·
1
siung bawang putih
Cara
membuatnya
·
Masukkan
nasi putih dan air secukupnya, lalu aduk masak hingga air berkurang.
·
Tuang
air kaldu, udang, brokoli, serta tahu yang sudah dipotong dan dicincang.
·
Masukkan
bawang putih secukupnya, lalu masak hingga air menyusut.
·
Anda
juga bisa memasukkan daun jeruk atau daun salam agar lebih wangi.
·
Saring
bubur yang sudah matang, lalu atur kekentalan dengan air hangat.
2.
Nasi tim tumis hati dan daging.
Bahan-bahan
·
15
gr daging sapi giling
·
15
gr hati ayam
·
10
gr kacang hijau
·
15
gr beras merah atau beras putih
·
15
gr jagung manis pipil
·
10
gr brokoli
·
1 siung bawang merah dan bawang putih
Cara
membuat
·
Tim
beras merah atau beras putih bersama kacang hijau dengan 300 ml air hingga
terasa lembut.
·
Tumis
bawang merah, bawang putih, hingga harum.
·
Masukkan
daging giling, hati ayam, jagung, dan brokoli, lalu masak hingga matang.
·
Belender
atau saring semua bahan dan sesuaikan kekentalannya dengan air atau asip.
3.
Bubur tim ikan dan telur.
Bahan-bahan
·
Nasi
putih matang secukupnya
·
Ikan
kembung, salmon, atau apa saja yang mengandung omega 3
·
1
butir telur
·
Buncis
dan wortel secukupnya
·
1
siung bawang merah dan bawang putih
·
Unsalted butter
atau bisa diganti dengan margarin
Cara
membuat
·
Tumis
bawang putih, bawang merah, dan unsalted butter sampai harum.
·
Masukkan
ikan, telur, dan sayur.
·
Tambahkan
air sebanyak 200 ml, lalu aduk sampai menjadi bubur.
·
Saring
atau blender hingga mencapai konsistensi yang cukup.
·
Anda
juga boleh menambahkan evoo di waktu makan anak.
Bagaimanan, mudah bukan membuatnya,
Bu? Yuk, penuhi kebutuhan nutrisi Si Kecil dengan berbagai makanan untuk bantu
mengoptimalkan kecerdasan otak bayi Anda.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Postingan Populer
Cek Berat Badan Ideal Anak Usia 0-5 Tahun, Si Kecil Sudah Sesuai?
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Panduan Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) Bayi
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya










Komentar
Posting Komentar