Unggulan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
MPASI, Susu Yang Aman untuk Bayi Alergi?
Apakah Susu Terhidrolisa Ekstensif
Aman untuk Bayi Alergi?
Pastinya menjadi tantangan bagi para
ibu untuk memberikan susu yang terbaik bagi buah hatinya. Bila anak mengalami
alergi susu sapi, pemberian nutrisi adalah hal yang penting yang perlu dipahami.
ASI adalah yang terbaik untuk bayi alergi. Namun, jika ibu tidak memberikan
ASI, maka menurut tata laksana Ikatan Dokter Anak Indonesia, susu formula
terhidrolisa ekstensif sangat bisa menjadi pilihan para ibu sebagai pemberian
asupan bayi yang memiliki alergi terhadap susu sapi.
Karena dalam masa pertumbuhan dan
perkembangan, ibu perlu memperhatikan kandungan nutrisi yang baik bagi bayinya.
Untuk ibu yang bimbang dalam menentukan susu formula yang tepat, Simak dulu
penjelasan di bawah.
Alasan memilih susu alternatif bagi
bayi alergi.
Sebagian ibu berjuang memilihikan
susu untuk anaknya agar ia tetap mendapatkan asupan penting. Contohnya ibu yang
perlu memberikan susu formula karena pertimbangan kesehatan atau alasan
lainnya.
Sayangnya, tak semua anak dapat
menerima protein dari susu sapi karena menimbulkan alergi. Untuk mengatasi ini,
orangtua sebenarnya bisa saja memberikan susu sapi formula. Ciri-ciri anak yang
mengalami alergi protein susu sapi akan memperlihatkan gejala sebagai berikut
seperti mencret atau diare, muntah, kolik, kulit gatal, tersedak. Ibu perlu
kenali gejala alergi susu sapi lebih lanjut di sini.
Hal ini disebabkan sistem kekebalan
tubuh bayi menganggap protein di dalam susu sapi sebagai substansi asing.
Sehingga tubuh bereaksi dengan memproduksi antibody. Antibody ini disebut
sebagai immunoglobulin E (IgE). Sehingga setiap kali bayi minum susu sapi,
tubuh mengeluarkan IgE dan histamin. Inilah yang menimbulkan rekasi alergi pada
bayi.
Orangtua perlu memberikan pengawasan
ekstra tentang asupan bayi ketika mereka memiliki reaksi alergi susu sapi.
Setidaknya anak yang mengalami alergi susu sapi di awal kehidupannya akan
kembali mengalami gejala alergi susu sapi sampai dengan usia 5 tahun.
Bila ibu masih memberikan ASI, maka
ibu harus melakukan diet eliminasi makanan produk susu sapi dan turunannya.
Apakah susu soya terbaik untuk
mengatasi alergi susu sapi pada anak?
Untuk mengatasi bayi yang memiliki
alergi terhadap susu formula berbasis sapi, biasanya pilihan utama jatuh pada
pemberian susu formula soya.
Namun, tak semua bayi ternyata bisa
minum susu formula soya. Menurut Asthma and Alergy Foundation of America,
setidaknya 8-14% bayi mengalami alergi protein pada soya atau kacang kedelai.
Anak dengan alergi soya bisa mengembangkan
risiko enterocolitis. Kondisi ini mengacu pada peradangan pada sistem
pencernaan, seperti pada usus kecil maupun usu besar.
Bila terjadi demikian, susu soya
bukanlah alternatif yang bisa orangtua pilih untuk memenuhi kebutuhan nutrisi
anak Anda bisa beralih pada susu formula terhidrolisa ekstensif.
Susu formula terhidrolisa ekstensif
bisa mengurangi gejala alergi.
Susu yang termasuk hipoalergenik ini
dapat melengkapi asupan bayi yang alergi terhadap protein susu sapi. Susu
formula terhirolisa ekstensif dibuat dengan memecah kasein atau protein di
dalam susu sapi menjadi bagian kecil.
Metode ini dilakukan agar tubuh bayi
dapat menerima protein yang masuk tanpa memandangnya sebagai allergen.
Melalui konsumsi susu formula
terhidrolisa ekstensif, bayi dapat mengurangi gejala alergi susu sapi pada
bayi. Menurut laman Cochrane, susu formula terhidrolisa ekstensif juga
mengurangi angka kejadian terjadinya beragam alergi seperti asma, eksim,
rhinitis, maupun alergi pada makanan.
Dengan demikian, melalui susu formula
terhidrolisa ekstensif, bayi bisa memperoleh nutrisi yang tepat untuk
pertumbuhan dan perkembangannya. Protein di dalam susu tersebut mendukung
pertumbuhan otak dan kognitif anak.
Selain itu, menurut tata laksana
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), susu formula terhidrolisa ekstensif
menjadi pilihan pertama untuk mengatasi gejala alergi susu sapi disertai dengan
diet eliminasi makanan produk susu sapi dan turunannya.
Kini, Anda tak perlu bingung lagi
dalam memilihkan susu pada bayi dengan alergi susu sapi. Susu formula
terhidrolisa ekstensif menjadi salah satu opsi yang aman untuk menjawab
kebutuhan nutrisi Si Kecil.
Hal yang perlu diingat sebelum
memberikan susu formula.
Mungkin Anda juga bertanya-tanya,
apakah bayi saya memiliki alergi susu sapi atau tidak. Alangkah baiknya orangtua melakukan tes alergi kepada
annak ke dokter spesialis anak.
Rangkaian tes dilakukan melalui feses
dan darah. Biasanya mereka akan melakukan tes alergi pada kulit untuk
mengetahui reaksinya. Bila bayi terdiagnosis memiliki alergi terhadap susu
sapi, dokter akan merekomendasikan perawatan atau pemberian asupan khusus. Tak
ada salahnya orangtua menanyakan apakah susu formula terhidrolisa ekstensif
bisa menjadi pilihan yang baik untuk bayi serta manfaat lainnya dari susu
formula terhidrolisa ekstensif.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Postingan Populer
Cek Berat Badan Ideal Anak Usia 0-5 Tahun, Si Kecil Sudah Sesuai?
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Panduan Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) Bayi
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya





Komentar
Posting Komentar