Unggulan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
MPASI, Manfaat Hati Ayam untuk Bayi?
Ibu, Ketahui Manfaat Hati Ayam untuk
Bayi, yuk!
Hati
ayam sering ibu gunakan sebagai menu MPASI untuk bayi dengan berbagai cara
penyajian. Ibu bisa mengolah hati ayam menjadi bubur atau nasi tim, tergantung
dengan kemampuan mengunyah dan usia Si Kecil. Lalu, apa manfaat hati ayam untuk
Si Kecil? Apakah ada panduan khusus untuk mengolahnya? Berikut penjelasannya.
Manfaat hati ayam untuk bayi.
Rasanya
memang pahit, tetapi kandungan gizi dalam hati ayam sangat baik bagi
pertumbuhan Si Kecul, terutama pada masa pengenalan makanan padat pada bayi.
Berdasarkan
keterangan dari Data Komposisi Pangan Indonesia, 100 gr hati ayam mengandung
gizi sebagai berikut:
·
Energi :
261 kalori
·
Protein :
27,4 gr
·
Lemak :
16,1 gr
·
Kalsium :
118 mg
·
Fosfor :
373 gr
·
Zat Besi :
15,8 mg
Hati
ayam tidak hanya bisa ibu jadikan sebagai menu makanan keluarga dan MPASI,
tetapi juga bermanfaat untuk bayi di masa pertumbuhannya.
1.
Menurunkan risiko anemia.
Dalam 50 gr hati ayam mengandung 7,3 mg zat besi. Sementara
itu, menurut Angka Kecukupan Gizi 2019, kebutuhan zat besi bayi usia 6-11 bulan
adalah 11 mg.
Hal ini membuat hati ayam bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan
zat besi dan gizi harian bayi. Zat besi berperan dalam pembentukan hemoglobin,
bagian dari sel darah merah. Hemoglobin berfungsi untuk membawa oksigen dan
menyalurkannya ke seluruh tubuh.
Kalau bayi kekurangan zat besi, pembentukan hemoglobin bisa
terganggu. Kemudian mengalami anemia defisiensi zat besi.
2.
Memproduksi enzim dan hormon.
Selain tinggi akan zat besi, hati ayam juga mengandung protein
yang baik untuk bayi. Dalam 100 gr hati ayam mengandung 27,4 protein yang
mencukupi kebutuhan protein harian Si Kecil.
Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi 2019, kebutuhan protein bayi
usia 6-11 bulan yaitu 15 gr per hari. Jika melihat dari angka kecukupannya,
memang berlebih. Namun, porsi makan Si Kecil hanya perlu 2-3 potong hati ayam,
tidak semuanya. Protein berperan penting dalam produksi enzim dan hormon untuk
menjaga fungsi sel dan organ tubuh bayi.
Cara kerjanya, enzim bersama hemoglobin membawa oksigen ke
dalam darah. Sementara itu, hormon menjaga keseimbagan tubuh agar tidak gampang
sakit.
3.
Membantu perkembagan otak dan tubuh bayi.
Bagi orang dewasa, penting untuk membatasi konsumsi lemak
dalam per hari. Namun, bagi bayi, lemak berperan dalam membantu perkembangan
otak dan tubuhnya. Dalam 100 gr hati ayam, mengandung 16,1 gr lemak yang bisa
mencukupi kebutuhan lemak harian bayi.
Pasalnya, kebutuhan lemak total bayi dalam sehari adalah 35
gr. Kebutuhan lemak Si Kecil bisa ibu dapatkan dari hati ayam. Hati ayam bisa
memberikan asam lemak esensial untuk bayi yang membantu proses penyerapan
vitamin larut lemak. Selain itu, lemak bisa menjadi cadangan otot yang
meningkatkan persediaan energi bayi.
4.
Baik untuk kesehatan mata bayi.
Hati ayam juga baik untuk kesehatan mata Si Kecil karena
kandungan vitamin A dan betakaroten yang tinggi. Kandungan ini bisa mengurangi
risiko gangguan penglihatan pada anak. Kebutuhan vitamin A bayi usia 6-11 bulan
adalah 400 mikogram dalam sehari.
Nah, satu potong hati ayam mengandung 200 mikogram vitamin A.
namun, ibu tetap perlu waspada dalam memberikan hati ayam pada Si Kecil.
Pasalnya, kandungan vitamin A pada hati ayam terlalu tinggi. Dalam 100 gr hati
ayam mengandung 4957 mikogram vitamin A, sehingga bisa memicu keracunan.
Sebaiknya, ibu hanya memberikan satu potong kecil hati ayam
dalam seporsi makan bayi lalu tambahkan sayuran, daging, dan sumber makanan
sehat lainnya.
Ibu
bisa mengolah berbagai resep hati ayam untuk MPASI, salah satunya menjadi bubur
lumat untuk bayi 6-8 bulan. Sementara untuk resep MPASI usia 9-11 bulan sudah
bisa naik tekstur menjadi bubut tim. Sesuaikan dengan tekstur dan selera makan
Si Kecil, ya!
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Postingan Populer
Cek Berat Badan Ideal Anak Usia 0-5 Tahun, Si Kecil Sudah Sesuai?
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
MPASI, Bayi Usia 3 Bulan?
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya



Komentar
Posting Komentar